Surakarta [10/10/2025] – RSO Soeharso Surakarta selalu berkomitmen menjadi pusat unggulan dalam layanan, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ortopedi dan juga sebagai Rumah Sakit Penyelenggaran Pendidikan Utama (RSPPU). Namun, hingga pada saat ini belum tersedia sistem publikasi ilmiah internal yang kredibel dan terakreditasi guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. Kondisi ini menghambat kontribusi rumah sakit dalam publikasi nasional serta berpotensi memperlambat pengakuan keilmuan dan reputasi institusi secara akademik.
Untuk mencapai akreditasi jurnal ilmiah nasional sesuai Permenristek No. 85 Tahun 2020, dibutuhkan sistem pengelolaan jurnal yang profesional, terbuka, dan memenuhi standar nasional. Oleh karena itu, pengembangan jurnal ilmiah berbasis Open Journal System (OJS) menjadi kebutuhan strategis yang mendesak.
Pada tanggal 09 – 10 Oktober 2025, RSO Soeharso menyelenggarakan pelatihan pengelolaan Open Journal System (OJS) pada 42 orang Tim Redaksi Jurnal RSO Soeharso yang terdiri dari editor, reviewer dan kesekretariatan pengelola jurnal.
Sebagai narasumber di bidangnya masing-masing, Handika M. S.S.I., DR. M. Ardi Nupi Hasym, S.E., M.A.B., CFP., Ade Lukman, S. dan Abdurahman Muzaqi, S.Ak. CDM. menyampaikan terkait management pengelolaan jurnal, management penyuntingan jurnal, review jurnal serta akreditasi dan indeksasi jurnal.
Sesuai dengan arahan Direktur Utama Dr. dr. Romaniyanto, Sp.OT(K), Spine, MARS, dalam pembukaan pelatihan ini, diharapkan Tim redaksi Soeharso Orthopaedic Journal (SOJ) dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pengelolaan Open Journal System (OJS) untuk membangun jurnal ilmiah yang berkualitas.
[Humas RSO]
