Home
“MEMBANGUN KOMITMEN PELAYANAN PRIMA MELALUI PERBAIKAN YANG BERKELANJUTAN” DI RS. ORTOPEDI PROF. DR.R. SOEHARSO SURAKARTA
Monday, 18 February 2019 16:22
PDF Print E-mail

“MEMBANGUN KOMITMEN PELAYANAN PRIMA MELALUI PERBAIKAN YANG BERKELANJUTAN”
DI RS. ORTOPEDI PROF. DR.R. SOEHARSO SURAKARTA

 

RS. Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,
(Surakarta, 18/02). “Pelayanan terbaik melebihi, melampaui, mengungguli pelayanan yang diberikan pihak lain atau dari pada pelayanan waktu yang lalu”. Itulah definisi pelayanan prima yang bertujuan untuk memenuhi kepuasan pelanggan”, ujar Dr.dr. Retno Setianing, Sp.KFR (K) dalam menyampaikan materi tentang “Membangun Komitmen Pelayanan Prima” di acara Sarasehan pada hari Senin, tanggal 18 Pebruari 2019 di ruang Auditorium lantai 3 Gedung Perkantoran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dua hal dalam membangun komitmen pelayanan prima di rumah sakit kita, diantaranya membuat kemajuan kecil tanpa henti dan membuat situasi kerja dan lingkungan kerja yang berorientasi pada perbaikan pelayanan, peningkatan kualitas dalam seluruh bagian organisasi, jelasnya. Jadi untuk melakukan komitmen memberikan pelayanan prima dimulai sejak kita berangkat dari rumah dengan meniatkan akan memberikan pelayanan prima dengan baik. Kedua, memiliki kompetensi yang baik dan kreteria pelayanan yang lainnya, dan ketiga, mengikuti standart check list pelayanan public sesuai profesinya. Dan yang terakhir melakukan dengan konsisten dan penuh kesadaran.

Disamping itu juga, Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan F. Arie Nursanti, S.Kep, Ners, M.Kes    menyampaikan materi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM) kepada seluruh pegawai. Ada tiga macam gratifikasi diantaranya gratifikasi dalam bentuk suap harus di tolak kemudian dilaporkan ke Unit Pengaduan Gratifikasi (UPG). Kedua, gratifikasi dalam bentuk kedinasan boleh diterima dan harus dilaporkan. Dan ketiga, pemberian yang bukan gratifikasi, boleh diterima dan tidak harus dilaporkan. Yang terpenting bila ada indikasi dugaan korupsi yang melibatkan pegawai bisa dilaporkan melalui pengaduan tindak pidana korupsi.

Direktur Umum, Sumber Daya Manusia dan Pendidikan dr. R. Safil Rudiarto Hendroyogi, Sp.Rad.,MM. menyampaikan beberapa hal yang penting untuk melakukan pelayanan prima para pegawai kepada para pelanggan. Seluruh pegawai WAJIB mengikuti pelatihan sampai mendapatkan sertifikat pelayanan prima. Bila ada yang belum lulus maka harus dilakukan pengulangan sampai lulus. Diharapkan semua pegawai menyesuaikan untuk hal tersebut, jelasnya.


(Dok. Hukormas RSO)



 

PBAK & Gratifikasi

 

Polling

Pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di RSOS
 
Pendapat Anda tentang pelayanan petugas RSOS
 
Pendapat Anda tentang fasilitas dan sarana kesehatan di RSOS
 

RSO on Facebook

Visitors Counter

315851
TodayToday88
YeserdayYeserday103
This WeekThis Week289
This MonthThis Month1691
All DaysAll Days315851
192Dot168Dot10Dot3