Home
BIMBINGAN RE-AKREDITASI
Saturday, 09 September 2017 15:02
PDF Print E-mail

BIMBINGAN RE-AKREDITASI VERSI 2012 OLEH SURVEYOR KARS DI RS. ORTOPEDI PROF.DR.R. SOEHARSO SURAKARTA

 

RS. Ortopedi Soeharso Surakarta,

 

(Surakarta, 09/09). Dalam rangka tindak lanjut Re-akreditasi, RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta melaksanakan Bimbingan Re-Akreditasi Versi 2012 pada Kamis-Jumat, 7-8 September 2017. Bimbingan ini berupa pembahasan tindak lanjut hasil survey sebelumnya dan telusur dokumen serta telusur lapangan yang dilakukan untuk menilai kondisi real atau kondisi sebenarnya yang telah dicapai setiap kelompok kerja (pokja) dalam rangka menghadapi akreditasi bulan Oktober mendatang.

Membuka acara, Direktur Utama, dr. Pamudji Utomo, SpOT (K) dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa akreditasi merupakan komitmen Rumah Sakit dalam melayani pasien. Seluruh pihak harus bertanggungjawab dan ikut mensukseskan re-akreditasi yang akan dilaksanakan. “Temuan dan saran dari Surveyor haruslah segera ditindaklanjuti dalam waktu yang tidak terlalu lama”, lanjutnya. Menyambung sambutan Direktur Utama, selaku Ketua Akreditasi, Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Romaniyanto, SpOT (K), Spine menambahkan bahwa kendala yang dibutuhkan saat ini adalah banyaknya dokumen yang harus direview masih berlaku atau tidaknya dokumen tersebut mengingat tahun 2017 ini adalah genap 3 (tiga) tahun dimana memang waktunya dilakukan review untuk segenap dokumen yang ada.

 

 

 

 

Bimbingan ini mendatangkan Surveyor dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), dr. Henry Boyke Sitompul, SpB, FICS. Dalam sambutannya Dr. Henry mengungkapkan bahwa untuk re-Akreditasi kali ini, dokumen yang dinilai adalah dokumen 1 tahun penuh dengan melihat 3 (tiga) faktor penting keberadaan rumah sakit yaitu Ijin Operasional Rumah Sakit yang masih berlaku, Ijin Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang masih berlaku serta Ijin Tenaga Medis yang meliputi Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Ijin Praktek dan RKK. Apabila ketiga faktor tersebut belum dapat dipenuhi oleh Rumah Sakit, maka kelulusan akreditasi akan ditunda 3 (tiga) bulan untuk dapat menindaklanjuti temuan tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan status kelulusan akreditasi akan dibatalkan apabila sampai pada waktunya tetap tidak ada bukti otentik. Hal tersebut yang harus menjadi perhatian bagi satuan kerja yang akan melaksanakan akreditasi saat ini. Hal lain yang menjadi perhatian selanjutnya adalah perubahan-perubahan nama Kelompok Kerja (Pokja) yang akan dilaksanakan setelah diberlakukannya Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) oleh KARS.

 

 

 

 

 

 

Telusur lapangan dilaksanakan Jumat, 8 September 2017 dengan mengambil lokasi di Poliklinik Rawat Jalan, Instalasi Patologi Klinik, Instalasi Farmasi, IGD, IBS, ICU, Rawat Inap, Instalasi Laundry dan Instalasi Gizi. Pada Exit Conference disimpulkan bahwa RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta siap melaksanakan re-Akreditasi di Bulan Oktober mendatang. Re-Akreditasi merupakan tanggung jawab seluruh satuan kerja sehingga perlu sosialisasi kepada seluruh pegawai rumah sakit agar ikut mendukung dan mensukseskan kegiatan ini. Diharapkan, dalam bekerja mendukung kegiatan apapun, seluruh pegawai tetap memegang teguh motto Jaga Diri, Jaga Teman dan Jaga RSO. Acara diakhiri dengan foto bersama Surveyor, Jajaran Direksi beserta seluruh Tim Akreditasi.
(Hukormas)

 

PBAK & Gratifikasi

Polling

Pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di RSOS
 
Pendapat Anda tentang pelayanan petugas RSOS
 
Pendapat Anda tentang fasilitas dan sarana kesehatan di RSOS
 

RSO on Facebook

Visitors Counter

115045
TodayToday1156
YeserdayYeserday1320
This WeekThis Week7168
This MonthThis Month31631
All DaysAll Days1150455
162Dot158Dot79Dot235