Home
SEMINAR TEKNOLOGI TERAPAN
Thursday, 15 December 2016 11:50
PDF Print E-mail

SEMINAR TEKNOLOGI TERAPAN DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KOLABORASI PELAYANAN DI BIDANG KEDOKTERAN DAN TEKNIK DI RS. ORTOPEDI SOEHARSO SURAKARTA

 

RS. Ortopedi Soeharso Surakarta,

 

(Surakarta, 15/12). Kegiatan yang merupakan Seminar kedua ini digelar masih dalam rangka HUT ke-65 RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta dan HUT HKN ke-52. Dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2016, Seminar Teknologi Terapan ini mengangkat tema Biosignaling, Biomekanik, Biomaterial dan Biomekatronik di Bidang Kedokteran dan Teknik. Acara yang diselenggarakan di Ruang Auditorium lantai 3 ini dibuka oleh Direktur Utama dan dihadiri oleh umum dan profesi Dokter se-Karisidenan Surakarta.

 

 

 

Membuka acara, Ketua Panitia, dr. Iwan Budiwan Anwar, SpOT (K) dalam sambutannya menyebutkan bahwa pada saat ini teknologi di bidang kedokteran dan teknik mengalami perkembangan yang luar biasa, namun di RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta masih jalan sendiri-sendiri, sehingga perlu upaya kolaborasi antara bidang kedokteran, keperawatan, dan teknik untuk dapat mengembangkan pelayanan alat kesehatan.

 

Direktur Utama dalam sambutannya meresmikan kegiatan ini menyampaikan ucapan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan 30 Seminar Ilmiah selama tahun 2016 dan Seminar ini adalah salah satunya. Teknologi terapan, khususnya di bidang kedokteran adalah sesuatu yang setiap hari dilaksanakan di RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta. Untuk saat ini, alat kesehatan yang digunakan di rumah sakit sebagian besar masih mengandalkan impor, namun semenjak Pemerintahan Presiden Joko Widodo mendorong generasi muda untuk memproduksi alat kesehatan dalam negeri. Banyak langkah yang dapat dilakukan termasuk jalan pintas untuk menggunakan produk luar dan mengakuinya sebagai produk buatan dalam negeri, namun hal tersebut tidaklah dapat bertahan lama, dan yang bersedia bekerja menciptakanlah yang akan mendapatkan apresiasi. Kita harus yakin bahwa kita mampu dan bukan tidak mungkin dalam 5 tahun menembus pasar alat kesehatan sebesar 40-60%.

 

Dengan diselenggarakannya seminar yang bekerjasama dengan Universitas Diponegoro Semarang ini diharapkan semoga dapat dikembangkan alat kesehatan produksi dalam negeri khususnya Biosignaling, Biomekanik, Biomaterial dan Biomekatronik di Bidang Kedokteran dan Teknik sehingga impian untuk penggunaan alat kesehatan dalam negeri dapat tercapai. Acara diakhiri dengan foto bersama narasumber dan peserta Seminar.

(Hukormas)

 

PBAK & Gratifikasi

Polling

Pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di RSOS
 
Pendapat Anda tentang pelayanan petugas RSOS
 
Pendapat Anda tentang fasilitas dan sarana kesehatan di RSOS
 

RSO on Facebook

Visitors Counter

117807
TodayToday760
YeserdayYeserday1073
This WeekThis Week760
This MonthThis Month18841
All DaysAll Days1178070
172Dot68Dot65Dot212