Home
Peresmian IT Mandiri & Sosialisasi JKN
Monday, 09 December 2013 15:32
PDF Print E-mail

LAUNCHING IT MANDIRI RS ORTOPEDI DIRESMIKAN WAMENKES RI

 

RS. Ortopedi Soeharso Surakarta,

 

Peresmian ITDirektur Utama RS.Ortopedi Prof.Dr.R.Soeharso Surakarta membuat gebrakan jitu yang berhasil memangkas anggaran Negara yang cukup fantastis sebesar 3 M per tahun dengan melepas kerjasama dengan pihak ketiga, tindakan selanjutnya yaitu mengumpulkan seluruh potensi pegawai yang memiliki kompetensi berbasis komputer untuk mem-backup Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menggantikan biaya operasional pihak ketiga. Hari ini sangat bersejarah bagi Rumah Sakit Ortopedi karena Wakil Menteri Kesehatan RI; Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD berkenan hadir di Rumah Sakit Ortopedi untuk meresmikan IT Mandiri. Dalam kesempatan ini beliau sekaligus mensosialisasikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke Jajaran Kesehatan baik vertikal maupun RSUD, mengingat akan diberlakukan mulai 1 Januari 2014 menggantikan Jamkesmas/Jamkesda yang selama ini berlaku untuk jaminan kesehatan masyarakat yang tidak mampu.

 

 

 

 

Sambutan DirutDalam sambutannya, Direktur Utama memaparkan, ”Acara ini sangat penting bagi kami bahwa Wamenkes menyempatkan ke Rumah Sakit Ortopedi itu bagian dari kebanggan kami, kebahagiaan kami, apalagi sekaligus akan langsung menjelaskan tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2014. Komitmen kami, kita bisa melakukan dengan prima bahkan diatas prima. Komitmen selanjutnya secara penuh tentang IT akan melakukan cut off dimana sebelumnya dikelola oleh pihak ketiga, dimana Rumah Sakit Ortopedi sejak tahun 2007 telah meng-addendum sebanyak 4 kali perpanjangan kerjasama dengan pihak ketiga tetapi kunci IT tidak pernah diberikan sehingga ketergantungan dengan pihak ketiga. Tetapi sekarang ini terpaksa mengembangkan IT sendiri, dalam satu setengah bulan yang mestinya mustahil tetapi alhamdulilah dengan bantuan orang-orang “gila” IT ditambah teman-teman dari Bandung dari Surabaya, Semarang, Solo, akhirnya berhasil diujicobakan satu minggu, sekarang semua aplikasi termasuk keuangan pendapatan sekarang bisa diakses data-datanya lewat ponsel Android dan Ipad dan aplikasi ini akan mulai dilaksanakan mulai 1 Desember 2013”, demikian penjelasannya.

 

 

Sambutan Wamenkes RIDalam Pidatonya dihadapan tamu undangan yang hadir di Auditorium, Wakil Menteri Kesehatan RI mengatakan, ”Kementerian Kesehatan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Aplikasi SIMRS yang canggih dibantu oleh “kumpulan  orang gila”  artinya gila pekerjaan dan gila inovasi yang dilakukan oleh pokja Tim SIM Rumah Sakit sehingga sudah tidak ketergantungan lagi pada pihak ketiga, dimana sekarang ini dikembangkan sendiri yang tidak kalah canggihnya dengan ketika ditangani pihak ketiga. Kedepan Menteri Kesehatan yang beli, dengan membeli artinya termasuk biaya pengembangan perbaikan sehingga bisa di-share oleh Rumah Sakit lain, apalagi dengan manajemen SIMRS yang modern dan canggih tersebut, maka dimanapun Direktur ke luar kota tetap bisa memonitor sehingga pegawai harus hati-hati jangan sampai lantas santai pada saat Direktur Utama tidak ada. Peningkatan kinerja Rumah Sakit juga menuntut penggunakan IT sehingga Rumah Sakit bisa diawasi secara transparan oleh Kemenkes RI. Sekali lagi kami mengapresiasi kinerja Rumah Sakit Ortopedi, dan yang tidak kalah pentingnya, IT memerlukan maintenance yang bisa dikembangkan dan IT jangan sampai kerja dua kali. Dalam kesempatan ini beliau juga mensosialisasikan adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2014 yang langsung dapat diakses oleh PT.Askes. JKN harus sudah diimplentasikan secara Nasional, dan beliau yakin Rumah Sakit Ortopedi ini semuanya betul-betul siap.

 

 

Diruang terpisah, Direktur Utama; Dr. dr. Agus Hadian Rahim, SpOT(K), M.Epid, MH.Kes menyampaikan pelayanan JKN yang sebentar lagi akan diberlakukan termasuk didalamnya RS.Ortopedi yang tentunya melewati proses yang berhubungan dengan sistem rujukan. Dari Askes sudah mengatur, ada pelayanan primer, sekunder dan tersier. Kami sebagai Pusat Rujukan, fokusnya melayani sekunder dan tersier, sehingga pelayanan  primer  bisa dilayani di Puskesmas atau Klinik Pertama. Itupun setengahnya sekunder bisa ditangani di Rumah Sakit Daerah, sedangkan kami akan lebih mengembangkan yang tersier yang memiliki tingkat keparahan yang lebih tinggi. Insyaallah dengan spesialis Ortopedi, spesialis Rehabilitasi Medik serta spesialis lainnya kita siap menjalankan tugas, ini bagian dari kerja Jaminan Kesehatan Nasional Tantangan yang dihadapi sekarang ini lebih ringan dimana pasien Jamkesmas yang dulu tidak memiliki surat tidak mendapatkan pelayanan kecuali harus mengurus surat-surat terlebih dahulu, tetapi kalau sekarang sistemnya lebih baik, karena sekarang sudah ada kejelasan pelayanan keuangan, sistem lebih terpadu lebih jelas dan tidak ragu-ragu dalam mengadakan pelayanan”, demikian tuntasnya. Tamu yang diundang selain seluruh Pejabat Rumah Sakit Ortopedi dan Instalasi terkait juga mengundang Kepala Dinas Kesehatan Eks Karisidenan Surakarta, Direktur Rumah Sakit Vertikal dan Lembaga dibawah Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan se-Jawa Tengah.

 

Foto Bersama

 

Acara selesai pk 14.00 WIB diakhiri dengan foto bersama Tim SIMRS.

 

(Hukormas)

 

PBAK & Gratifikasi

 

Polling

Pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di RSOS
 
Pendapat Anda tentang pelayanan petugas RSOS
 
Pendapat Anda tentang fasilitas dan sarana kesehatan di RSOS
 

RSO on Facebook

Visitors Counter

317847
TodayToday103
YeserdayYeserday106
This WeekThis Week209
This MonthThis Month809
All DaysAll Days317847
192Dot168Dot10Dot3