Home Artikel Kesehatan
Artikel Kesehatan
RS ORTOPEDI BERHASIL LAKUKAN OPERASI SKOLIOSIS DENGAN KELAINAN BAWAAN HEMOFILI
Thursday, 25 October 2012 11:05
PDF Print E-mail


RS ORTOPEDI BERHASIL LAKUKAN OPERASI SKOLIOSIS
DENGAN KELAINAN BAWAAN HEMOFILI


RS. Ortopedi Soeharso,

Tindakan Operasi Skoliosis - Haemofili oleh Tim Medis TerpaduBayu Aditya Purbandara, seorang anak berusia 15 tahun yang menderita skoliosis dengan kemiringan  60º kini dapat tersenyum bahagia karena kelainan tulang belakangnya telah berangsur dapat ditangani oleh tim medis terpadu antara RS. Ortopedi Prof.Dr.R. Soeharso Surakarta dengan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Selain mengalami skoliosis, Bayu juga mengalami kelainan bawaan hemofili, suatu kelainan tidak adanya sel pembeku darah. Hal inilah yang merupakan tantangan utama dalam proses tindakan medis berupa pembedahan tulang belakang.

 
Tips Mencegah Osteoporosis Sejak Dini
Monday, 24 January 2011 14:14
PDF Print E-mail

Tips Mengatasi Gangguan Punggung, Mencegah Osteoporosis Dini


Tahukah Anda bahwa tanpa kita sadari banyak organ tubuh kita bekerja 24 jam non-stop? Punggung adalah salah satunya.

Dalam keadaan tidurpun, punggung tetap menjalankan fungsinya untuk senantiasa menjaga postur tubuh kita. Mengingat punggung bekerja selama 24 jam, seringkali kita lupa memberinya perhatian. Coba hitung berapa kali anda olah raga dalam seminggu, merasa stress atau berapa menit anda berdiri atau duduk dalam sehari?. Semua jawaban pertanyaan diatas sangat berhubungan dengan kesehatan punggung Anda.

Punggung tersusun dari 24 uah tulang yang disebut vertebrae (tulang belakang). Masing-masing vertebrae dipisahkan satu sama lain oleh bantalan tulang rawan atau diskus. Seluruh rangkaian vertebrae ini membentuk tiga buah lengkung alamiah, yang menyerupai huruf S.

 
Mengapa Anak Terlambat Bicara
Wednesday, 03 November 2010 15:47
PDF Print E-mail

MENGAPA ANAK SAYA TERLAMBAT BICARA ?

dr. Retno Setianing, SpRM

Bicara adalah salah satu komunikasi yang perkembangannya di tunggu dan diperhatikan oleh para orang tua. Sayang sekali terkadang kemampuan anak tidak sesuai yang diharapkan. Sia anak sibuk menunjuk - nunjuk dan mengeluarkan berbagai suara yang kadang tidak dimengerti orang tua apa maknanya, atau anak berbicara dengan pengucapan yang salah. Keterlambatan bicara merupakan keluhan yang sering di jumpai di bagian Rehabilitasi Medik. Terkadang anak dibawa berkonsultasi pada usia lebih dari tiga tahun, meskipun orang tua sudah menyadari keterlambatan bicara anaknya sejak usia kurang dari dua tahun. Mereka sering kali menunggu sehingga anak terlambat di tangani.

 
Deteksi Dini Gangguan Bicara
Wednesday, 03 November 2010 14:06
PDF Print E-mail

DETEKSI DINI GANGGUAN BICARA PADA ANAK

dr. Retno Setianing, SpRM

Perkembangan bicara yang terlambat, harus di tangani secepatnya. Terkadang orang tua masih menunggu untuk membawa anaknya berkonsultasi dengan dokter. Untuk mencegah keterlambatan penanganan, di perlukan deteksi dini. Pada tabel berikut, disajikan tanda adanya masalah dalam perkembangan bicara anak.

Tabel 1. Tanda adanya masalah dalam perkembangan bicara anak.

UMUR Kemampuan
6 bulan Mata tidak melirik dan kepala tidak menoleh pada sumber suara yang datang dari belakang atau samping
10 bulan Tidak respon terhadap panggilan namanya.
15 bulan Tidak mengerti atau respon terhadap kata salam dan botol
18 bulan Tidak dapat mengucapkan 10 kata
21 bulan Tidak respon terhadap perintah : duduk, berdiri, kemari.
24 bulan Tidak dapat menunjuk dan menyebutkan bagian tubuh : mulut, hidung, mata, telinga, dsb.


Apabila anak menunjukan tanda – tanda seoertu diatas, sebaiknya orang tua tidak menunda untuk berkonsultasi. Pemberian terapi pada anak yang masih mengalami perkembangan otak tentunya akan menghasilkan kemajuan yang optimal.

 
Scoliosis dan Penanganannya
Wednesday, 30 June 2010 16:07
PDF Print E-mail

Apa itu Scoliosis?

Scoliosis adalah kelainan lengkungan tulang belakang ke arah samping. Penyebabnya tidak diketahui (Idiopatik), kelainan bawaan (Congenital) dan gangguan otot dan saraf (Neuromuskular)

Sebagian besar scoliosis tergolong idiopatik, pada awalnya tulang belakang tidak melengkung ke samping, pada perioda tertentu terjadi pembengkokan kesamping, yaitu saat bayi ( dari lahir sampai usia 3 tahun) disebut infantile scoliosis, pada masa anak (usia 3-10 tahun) disebut juvenile, dan remaja (diatas 10 tahun) yaitu adolescence dan pada dewasa. Adolescence Idiopatic Scoliosis merupakan jumlah terbanyak kelainan ini
Scoliosis congenital disebabkan oleh kelainan bentuk tulang berupa kegagalan pembentukan maupun kegagalan pemisahan

Scoliosis neuromuskuler disebabkan oleh penyakit otot dan saraf, karena kelemahan dan kelumpuhan otot

Bagaimana scoliosis bisa diketahui?

Skoliosis umumnya tidak menimbulkan keluhan, bisa diketahui dengan melihat kelurusan tulang belakang dari belakang, atau dapat lebih jelas terlihat jika yang diperiksa membungkuk dan kedua tangan menggantung, akan terlihat punggung yang tidak simetris, dapat juga diketahui dari adanya bahu atau panggul yang tidak sama tinggi pada satu sisi.

Untuk memastikan adanya scoliosis dilakukan dengan pemeriksaan foto rontgen berdiri dari depan ke belakang

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 4 of 4

Polling

Pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di RSOS
 
Pendapat Anda tentang pelayanan petugas RSOS
 
Pendapat Anda tentang fasilitas dan sarana kesehatan di RSOS
 

Visitors Counter

964360
TodayToday202
YeserdayYeserday687
This WeekThis Week889
This MonthThis Month27008
All DaysAll Days964360
54Dot198Dot147Dot79

RSO on Facebook